Contoh Pantun Kiasan Beserta Isi Dan Amanat

Contoh Pantun Kiasan Beserta Isi Dan Amanat – Pantun kiasan merupakan pantun yang isinya berupa ibarat atau mengkiaskkan sesuatu dengan yang lain.

Jadi disetiap bait pantun kiasan itu mempunyai kiasan. Dimana kiasan itu mengandung makna yang bisa dijadikan motivasi atau hal yang lainnya.

Dibawah ini Hegemoni.club telah merangkumnya untuk anda. Berikut beberapa contoh pantun kiasan dan maknanya :

Contoh Pantun Kiasan Dan Maknanya 

“Kusangka masih malam hari,
rupanya telah datang siang.
Kusangka bunga mekar berseri,
rupanya layu dihisap kumbang.”

Maknanya:
Menyangka bahwa gadis pujaannya masih sendiri, tetapi kenyataannya gadis tersebut sudah diambil orang.

—————————————————————————————————-

“Naik perahu dekat kemudi,
betapa harum bunga selasih.
Elok nian resminya padi,
makin tunduk jika berisi.”

Maknanya:
Ambilah pelajaran dari padi. Yakni semakin kaya, semakin pandai, semakin hebat, maka ia akan semakin rendah hati di hadapan manusia lainnya.

—————————————————————————————————-

“Tanam ubi tanam kentang,
petik jagung tiada tersisa.
Petang kini telah datang,
tinggi pula batang usia.”

Maknanya:
Pantun kiasan di atas menjelaskan tentang waktu tua. Yaitu tentang habisnya masa remaja sekaligus datangnya waktu tua.

—————————————————————————————————-

“Diam lisan banyak merenung,
lompat tinggi anak tupai.
Hendak hati memeluk gunung,
apa daya tangan tak sampai.”

Maknanya:
Memiliki keinginan yang sangat besar namun sangat mustahil tercapai.

—————————————————————————————————-

“Pohon tua disebut buhun,
banyak dahannya yang berduri.
Kering dijemur dalam setahun,
basah oleh hujan sehari.”

Maknanya:
Usaha yang dilakukan sangat lama sia-sia oleh kesalahan kecil.

Rusa padang belang di kaki,
mangga kueni amat wangi.
Tinggi gunung tetap didaki,
lautan api kan disebrangi.

Maknanya:
Pantun kiasan di atas mengandung makna tentang semangat dan tekad yang sangat kuat.

—————————————————————————————————-

Randu tinggal randu,
panjang duri hingga sekilan.
Rindu tinggalah rindu,
bagai pungguk rindukan bulan.

 

Maknanya:
Seseorang yang jatuh cinta. Hanya saja tidak mungkin cintanya bersatu.

—————————————————————————————————-

Pandai ikan dalam berenang,
beda kolam ikannnya lain.
Sehari sehelai benang,
setahun menjadi kain.

Artinya:
Pantun di atas berisikan pepatah yang artinya jika kita tekun mengerjakan apapun, pasti akan membawa hasil.

—————————————————————————————————-

Jalan-jalan ke Palembang,
sungai Musi luas membentang.
Di mana bunga mulai berkembang,
di sana kumbang akan datang.

Artinya:
Jika ada anak perempuan yang beranjak gadis, maka banyak laki-laki yang menyukainya.

—————————————————————————————————-

Kayu jati dibuat papan,
burung puyuh jauh menghilang.
Padi kutanam dengan harapan,
tumbuh pula rumput ilalang.

Artinya:
Setiap kali berbuat kebaikan, biasanya ada saja halang rintangan.

—————————————————————————————————-

Pergi ke pasar membeli beras,
membeli cincin berhias permata.
Mengharap hujan turun deras,
hanya gerimis sekejap mata.

Artinya:
Mengharapkan keuntungan yang besar. Tetapi hanya mendapatkan keuntungan yang sangat kecil.

—————————————————————————————————-

Melihat ikan di tepi kolam,
pohon pinang jadi tambatan.
Air beriak tanda tak dalam,
air tenang menghanyutkan.

Artinya:
Orang yang ilmunya sedikit biasanya banyak bicara. Sedangkan orang yang banyak ilmunya lebih tenang.

—————————————————————————————————-

Keras keras cangkang kerang,
walau keras tetap dibawa.
Walaupun punggung parang,
bila diasah tajam jua.

Artinya:
Sebodoh apapun seseorang, bila ia tekun belajar pasti akan menjadi pandai.

—————————————————————————————————-

Manis rasanya buah sirsak,
ombak datang bergulung-gulung.
Dimana bumi dipijak,
di sana langit dijunjung.

Artinya:
Kita sebaiknya menghormati adat istiadat daerah yang kita tinggali.

Contoh Pantun Kiasan Beserta Isi Dan Amanat

Contoh Pantun Kiasan Beserta Isi Dan Amanat

Baca juga : Contoh Gombalan Receh Lucu Tapi Bikin Baper

Pantun kiasan banyak terdapat pada pantun melayu. Nah suku melayu sendiri sangat pandai sekali dalam merangkai kata. Kehalusan bahasa melayu tersirat melalui pantun kiasan.

Hingga saat ini, para suku melayu masih sering menggunakan kata kiasan dalam membuat pantun pantunnya.

Tak hanya suku melayu saja yang menggunakan kata kiasan, suku minang juga sering menggunakan kiasan dalam berbagai macam karya sastranya.

Ini lah sebab dalam budaya melayu sendiri sangat dikenal dengan pribahasa. Pribahasa itu ialah bentuk lain dari kiasan. Nah berikut ini beberapa contoh pantun kiasan lainnya :

Pantun Kiasan dan Maknanya

Ilalang menari tertiup angin,
semilir angin yang bersembunyi.
Ada rasa rindu yang tidak mungkin,
seperti hujan bulan Juni.

Maknanya: Rasa rindu yang tidak mungkin tersampaikan, seperti hujan yang tidak mungkin turun di bulan Juni.

—————————————————————————————————-

Duduk di taman beralas tikar bambu,
rintik hujan menghalangi cahaya bulan.
Siapa yang bisa membalas kebaikanmu Ibu,
seperti tak habis diukur jalan.

Maknanya: Sebanyak apapun uang kita, tidak akan mampu membalas semua kebaikan orang tua, maka dari itu kita sebagai pelajar sebaiknya hormat dan patuh kepadanya.

—————————————————————————————————-

Burung gagak burung elang

Mencari sarang tuk berhuni 

Rasa syukur yang tak terbilang 

Bak hujan di bulan Juni 

Makna: Rasa syukur yang luar biasa seperti hujan yang turun di musim kemarau

Contoh Pantun Kiasan Beserta Isi Dan Amanat

Contoh Pantun Kiasan Beserta Isi Dan Amanat

Sekian dulu bahasan tentang Contoh Pantun Kiasan Beserta Isi Dan Amanat yang bisa kami sampaikan, Semoga bermanfaat

Contoh Pantun Kiasan Beserta Isi Dan Amanat | YTP | 4.5